Rabu, 27 Januari 2010

Cara Menghilangkan Virus Dengan Linux

ada trobel dengan komputer client yang kena virus? hmm.. pasti masalah dengan windowsnya neh :) (maklum komputer linux jarang jarang kena virus). btw kebanyakan antivirus base on windows tidak gratis alias bayar. nah disinilah solusi linux. karena ada ClamAV yang gratis dan up to date. Salah satu distro live yang menyediakannya adalah Mutagenix.
Mutagenix is a Linux live CD based on Slackware Linux and Linux-Live live CD build scripts. Base Slackware Rescue, Installation, Networking, Anti-virus
versi terbaru adalah versi Mutagenix 2.6.14.2-2.
ok, to the point, reboot computer windows yang terinfeksi, boot masuk ke mutagenix live cd. login dengan user root, password kosong.
setelah login langkah selanjutnya adalah mengupdate database antivirus dengan db terbaru. pastikan komputer telah tersambung dengan internet.
berikut perintah untuk setting dan mengaktifkan network supaya bisa tersambung ke internet:
# netconfig
# /etc/rc.d/rc.inet1 start

selanjutnya download update ClamAV terbaru. [ada 2 file: daily.cvd (sekitar 50 kb) + main.cvd (sekitar 2.7 Mb)]
buat direktori untuk menampung file database
# mkdir /download
ubah permission file
# chmod 777 /download
jalankan update via internet
# freshclam --datadir=/download/
kembalikan permission file
# chmod 755 /download
saat yang ditunggu tiba, lakukan scan.
# /usr/bin/clamscan --database=/download --infected --recursive --log=/var/log/virus-scan_report.txt /mnt/hda1
maksud perintah diatas:
scan partisi /mnt/hda1, memakai database /download, tampilkan pada layar hanya file file yang terinfeksi, lakukan rekursif di seluruh direktori dan subdirektori, simpan reportnya di file /var/log/virus-scan_report.txt
lama tidaknya proses tergantung jumlah file yang discan dan spek komputer.
btw perintah diatas relatif aman, karena file yang terinfeksi tidak langsung otomatis dihapus, melainkan diinformasikan saja.
opsi alternatif yang bisa digunakan:
# /usr/bin/clamscan --database=/download --verbose --bell --recursive --log=/var/log/virus-scan_report.txt /mnt/hda1

--verbose: tampilkan file yang saat ini sedang di scan
--beep: output suara saat ada file yang ditemukan terinfeksi

berikut contoh hasilnya..

Scan started: Sat Jan 7 23:51:22 2006
/mnt/hda1/windows/tool3.exe: Trojan.Downloader.Adload-6 FOUND
/mnt/hda1/windows/tool4.exe: Trojan.Downloader.Small-811 FOUND
-- summary --
Known viruses: 42104
Engine version: 0.87.1
Scanned directories: 342
Scanned files: 9147
Infected files: 2
Data scanned: 1520.93 MB
Time: 1123.916 sec (18 m 43 s)

Virus Baru Di HP

Ini ada berita tentang berita virus terbaru yg berbahaya bagi para pemilik handphone. Virus ini bukan menyerang komputer, tetapi handphone. Cara kerjanya sama dgn virus komputer. Virus ini berasal dari eropa dan sdh mulai menyerang Amerika dan Asia (berita juni - infomedia edisi Juli 2001), sekarang sdh masuk ke Indonesia.
Cara kerjanya :
  1. Handphone anda akan berdering dan menampakkan nama pd layar, antara lain : XXX, YYY, OOO, 123
  2. Bila anda menerima kode pd layar handphone seperti demikian, jangan diangkat/diterima, biarkan saja sampai deringnya mati sendiri.
  3. Setelah "missed Call" periksalah dalam daftaf call-register hp anda, anda akan mendapatkan huruf XXX, YYY, OOO, 123. Tampa nama dan tanpa identitas lainnya.
  4. Kembali ke menu utama layar HP anda.
  5. Cobalah kembali ke call-register/missed call anda.
  6. Nomor aneh tersebut sudah hilang.....aneh bukan..!!
Jika anda menerima hal yg sedemikian, berarti seseorang sedang berusaha mengirimkan virus ke dalam HP anda.
Motif : biasanya si pelaku memilih korbannya secara acak, bisa orang dalam negeri sendiri atau bisa juga dari luar negeri. Mereka biasanya mendapatkan nomor HP anda , bila anda pernah memasukkan nomor HP via internet utk melakukan suatu registrasi e-mail atau konfirmasi pembayaran. setelah si pelaku berhasil memasukkan virus ke dalam HP anda, virus akan mengirimkan data identitas, No SIMCARD dan PIN anda (bila anda pelanggan GSM pascabayar) dan mengirimkan nomor PIN dan No SIMCARD anda (bila anda pelanggan GSM prabayar). dari data yg ia dapat, orang tersebut bisa menggunakan pulsa anda dari jarak jauh dan memakai identitas anda utk hal-hal yg buruk. Sehingga anda akan kehabisan pulsa secara mendadak atau perlahan (karena pulsa anda dipakai secara bersamaan dgn si pelaku).
Cara kerja virus :
  1. Virus yg berhasil masuk, akan segera menyerang simcard anda dan mengirimkan informasi yg berguna bagi si pelaku.
  2. Virus akan segera menguras pulsa anda.
  3. Virus akan berpindah ke software dalam HP anda
  4. Virus akan mengendap dan terus bercokol dalam Software HP anda, jadi jika anda akan berfikir utk mengganti SIMCARD,maka dgn segera virus akan menyerang SIMCARD baru anda.
  5. Setelah waktu tertentu Virus akan menjebol software anda, dan.........Tamatlah riwayat HP anda, karena tidak akan bisa dipergunakan dan diservis lagi.
  6. Gawatnya, bila HP anda tsb dihubungkan pada komputer/modem, maka virus tsb akan menyerang komputer anda.
Daerah yg sudah mewabah : Surabaya dan Bandung
Mungkin satu-satunya accecories yg bisa anda gunakan hanyalah Casing dan Bateray. Mudah-mudahan informasi ini berguna bagi mereka yg memiliki HP dan bagi mereka yg suka bermain SMS.
Original Source Malaya Intra media, Malaya design group

Senin, 25 Januari 2010

Setting Modem Hp SE W302 Di Ubuntu 9.10



Setelah mencoba dan mengutak atik hingga sempat bertanya kepada teman-teman akhirnya nemu juga setingan modem buat hp ini. Huft...!!!!

ni tutornya:

1. buka terminal
2. edit settingan wvdial.conf dengan text editor favorit anda
3. gunakan perintah sudo nano /etc/wvdial.conf
4. ganti/isi dialernya dengan settingan ini

Kebetulan saya menggunakan kartu im3 jadi settingannya begini..

[Dialer Defaults]
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Init3 = AT+CGDCONT = 4, "IP","indosatgprs"
Modem Type = USB Modem
ISDN = 0
Phone = *99***4#
Modem = /dev/ttyACM0
Username = indosat
Password = indosat
Baud = 460800

5. kalo sudah di save (ctrl+x)==>yes(y)
6. panggil dengan perintah sudo wvdial
7. beressss deh....

Selasa, 12 Januari 2010

Linux Basic

Dasar-dasar Linux

Linux terinspirasi oleh sistem operasi Unix yang pertama kali muncul pada tahun 1969, dan terus digunakan dan dikembangkan sejak itu. Banyak dari konvensi disain untuk Unix juga ada pada Linux, dan adalah bagian penting untuk memahami dasar-dasar dari sistem Linux.

Orientasi utama dari Unix adalah penggunaan antarmuka baris perintah, dan warisan ini ikut terbawa ke Linux. Jadi antarmuka pengguna berbasis grafik dengan jendela, ikon dan menunya dibangun di atas dasar antarmuka baris perintah. Lagipula, hal ini berarti bahwa sistem berkas Linux tersusun agar dapat dengan mudah dikelola dan diakses melalui baris perintah.
Direktori dan Sistem Berkas

Sistem berkas Linux dan Unix diorganisir dalam struktur hirarki, seperti pohon. Level tertinggi dari sistem berkas adalah / atau direktori root. Dalam filosofi disain Unix dan Linux, semua dianggap sebagai berkas, termasuk hard disks, partisi dan removable media. Ini berarti bahwa semua berkas dan direktori (termasuk cakram dan partisi lain) ada di bawah direktori root.

Sebagai contoh, /home/jebediah/cheeses.odt menampilkan alur (path) ke berkas cheeses.odt yang ada di dalam direktori jebediah yang mana ada di bawah direktori home, yang berada di bawah direktori root (/).

Di bawah direktori root (/), ada beberapa kumpulan direktori sistem penting yang umum digunakan oleh banyak distribusi Linux lainnya. Di bawah ini adalah daftar dari direktori umum yang berada tepat di bawah direktori root (/) :

*

/bin - aplikasi biner penting
*

/boot - lokasi berkas konfigurasi untuk boot.
*

/dev - berkas peranti (device)
*

/etc - berkas konfigurasi, skrip startup, dll (etc)...
*

/home - direktori pangkal (home) untuk pengguna
*

/lib - libraries yang diperlukan oleh sistem
*

/lost+found - menyediakan sistem lost+found untuk berkas yang berada dibawah direktori root (/)
*

/media - mount (memuat) removable media seperti CD-ROM, kamera digital, dll...
*

/mnt - untuk me-mount sistem berkas
*

/opt - tempat lokasi untuk menginstal aplikasi tambahan (optional)
*

/proc - direktori dinamis khusus yang menangani informasi mengenai kondisi sistem, termasuk proses-proses (processes) yang sedang berjalan
*

/root - direktori pangkal untuk root, diucapkan 'slash-root'
*

/sbin - sistem biner penting
*

/sys - mengandung informasi mengenai system
*

/tmp - berkas sementara (temporary)
*

/usr - tempat aplikasi dan berkas yang sering digunakan oleh pengguna (users)
*

/var - berkas variabel seperti log dan database

Hak Akses

Semua berkas dalam sistem Linux mempunyai hak akses yang dapat mengizinkan atau mencegah orang lain dari menilik, mengubah atau mengeksekusi. Pengguna super "root" mempunyai kemampuan untuk mengakses setiap berkas dalam sistem. Setiap berkas memiliki pembatasan akses, pembatasan pengguna, dan memiliki asosiasi pemilik/grup.

Setiap berkas dilindungi oleh tiga lapis hak akses berikut ini:

*

pengguna

berlaku bagi pengguna yang adalah pemilik dari suatu berkas
*

grup

berlaku bagi grup yang berhubungan dengan suatu berkas
*

lainnya

berlaku bagi semua pengguna lainnya

Di dalam setiap dari tiga setelan hak izin ada hak izin sesungguhnya. Hak izin, dan cara penggunaannya untuk berkas dan direktori, diuraikan dibawah ini:

*

baca

berkas dapat ditampilkan/dibuka

isi direktori dari ditampilkan
*

tulis

berkas dapat disunting atau dihapus

isi direktori dari dimodifikasi
*

eksekusi

berkas eksekusi dapat dijalankan sebagai program

direktori dapat dimasuki

Untuk menilik dan menyunting hak izin pada berkas dan direktori, buka Applications->Accessories->Home Folder dan klik kanan di berkas atau direktori. Kemudian pilih Properties. Info hak izin ada di tab Permissions dan Anda dapat mengubah seluruh level hak izin, apabila Anda adalah pemilik dari berkas tersebut.

Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai hak izin berkas di Linux, baca halaman hak izin berkas di Wiki Ubuntu.
Terminal

Bekerja dengan baris perintah tidaklah tugas yang menakutkan seperti yang Anda pikir sebelumnya. Tidak dibutuhkan pengetahuan khusus untuk mengetahui bagaimana menggunakan baris perintah, ini adalah program seperti yang lainnya. Semua tugas di Linux dapat diselesaikan menggunakan baris perintah, walaupun telah ada alat berbasis grafik untuk semua program, tetapi kadang-kadang itu semua tidak cukup. Disinilah baris perintah akan membantu Anda.

Terminal berada di Applications->Terminal . Terminal sering disebut command prompt atau shell. Di masa lalu, hal ini adalah cara pengguna untuk berinteraksi dengan komputer, dan para pengguna Linux berpendapat bahwa penggunaan perintah melalui shell akan lebih cepat dibanding melalui aplikasi berbasis grafik dan hal ini masih berlaku sampai sekarang. Disini Anda akan mempelajari bagaimana menggunakan terminal.

Kegunaan awal dari terminal adalah sebagai peramban (browser) berkas dan kenyataannya saat ini masih digunakan sebagai peramban berkas, di saat lingkungan berbasis grafik tidak tersedia. Anda dapat menggunakan terminal sebagai peramban berkas untuk melihat berkas dan membatalkan perubahan yang telah dibuat.
Perintah Umum

Menilik Direktori - ls

Perintah ls (LiSt) melihat daftar berkas dalam suatu direktori.
Membuat Direktori: - mkdir (nama direktori)

Perintah mkdir (MaKeDIRectory) untuk membuat direktori.
Mengubah Direktori: - cd (/direktori/lokasi)

Perintah cd perintah (ChangeDirectory) akan mengubah dari direktori Anda saat ini ke direktori yang Anda tentukan.
Menyalin Berkas/Direktori: - cp (nama berkas atau direktori) (ke direktori atau nama berkas)

Perintah cp (CoPy) akan menyalin setiap berkas yang Anda tentukan. Perintah cp -r akan menyalin setiap direktori yang Anda tentukan.
Menghapus Berkas/Direktori: - rm (nama berkas atau direktori)

Perintah rm perintah (ReMove) akan menghapus setiap berkas yang Anda tentukan. Perintah rm -rf akan menghapus setiap direktori yang Anda tentukan.
Ganti Name Berkas/Direktori - mv (nama berkas atau direktori)

Perintah mv (MoVe) akan mengganti nama/memindahkan setiap berkas atau direktori yang Anda tentukan.
Mencari Berkas/Direktori: - mv (nama berkas atau direktori)

Perintah locate akan setiap nama berkas yang anda tentukan yang ada di dalam komputer. Perintah ini menggunakan indeks dari berkas dalam sistem Anda untuk bekerja dengan cepat: untuk memutakhirkan indeks ini jalankan perintah updatedb. Perintah ini berjalan otomatis setiap hari, apabila komputer Anda nyala terus setiap hari. Dan perintah ini harus dijalankan dengan hak istimewa administratif (lihat “Root Dan Sudo”).

Anda juga dapat menggunakan wildcard untuk mencocokkan satu atau lebih berkas, seperti "*" (untuk semua berkas) atau "?" (untuk mencocokkan satu karakter).

Untuk pengenalan lebih lanjut mengenai baris perintah Linux, silakan baca pengenalan baris perintah di wiki Ubuntu.
Penyuntingan Teks

Semua konfigurasi dan setelan di Linux tersimpan di dalam berkas teks. Walaupun biasanya Anda menyunting konfigurasi ini melalui antarmuka berbasis grafik, sesekali mungkin Anda harus menyuntingnya secara manual. Geditadalah editor teks baku di Ubuntu, yang dapat Anda luncurkan dengan mengeklik Applications->Accessories->Mousepad di sistem menu desktop.

Anda juga dapat menjalankan Mousepad lewat baris perintah menggunakan gksudo, yang akan menjalankan Mousepad dengan hak akses administratif, dalam rangka untuk mengubah berkas konfigurasi.

Jika Anda ingin menggunakan editor teks dari baris perintah, Anda dapat menggunakan nano, editor teks sederhana yang mudah dipakai. Saat menjalankannya dari baris perintah, selalu gunakan perintah berikut, untuk memastikan editor tidak memasukkan jeda baris:

nano -w

Untuk informasi lebih lanjut bagaimana menggunakan nano, silakan lihat panduan di wiki.

Selain ini ada juga beberapa editor berbasis terminal yang tersedia di Ubuntu, paling populer adalah seperti VIM dan Emacs. Aplikasi ini lebih kompleks untuk digunakan dibandingkan nano, akan tetapi lebih handal.
Root Dan Sudo

Pengguna root di GNU/Linux adalah pengguna yang mempunyai akses administratif untuk mengelola sistem. Pengguna biasa tidak mempunyai akses ini karena alasan keamanan. Akan tetapi, Kubuntu tidak menyertakan pengguna root. Malahan, akses pengelolaan diberikan kepada pengguna individu, yang dapat menggunakan aplikasi "sudo" untuk melakukan tugas pengelolaan. Akun pengguna pertama yang Anda buat pada sistem saat instalasi akan, dengan baku, mempunyai akses ke sudo. Anda dapat membatasi atau mengaktifkan akses sudo ke pengguna lain dengan aplikasi Users and Groups (lihat “Mengelola Pengguna dan Grup” untuk informasi lebih lanjut).

Ketika Anda menjalankan aplikasi yang membutuhkan hak akses root, sudo akan menanyakan Anda untuk memasukkan kata sandi pengguna normal. Hal ini untuk memastikan agar aplikasi berbahaya tidak merusak sistem Anda, dan berfungsi sebagai pengingat bahwa Anda sedang melakukan tugas administratif sistem yang mengharuskan Anda agar berhati-hati!

Untuk menggunakan sudo pada baris perintah, cukup ketik "sudo" sebelum perintah yang Anda ingin jalankan. Sudo kemudian akan menanyakan kata sandi.

Sudo akan mengingat kata sandi Anda untuk waktu yang telah ditentukan sebelumnya (bakunya 15 menit). Fitur ini didisain untuk mengizinkan pengguna melakukan multitugas administratif tanpa harus menanyakan kata sandi setiap waktu.
[Catatan]

Harap berhati-hati ketika melakukan tugas administratif -- sebab dapat merusak sistem Anda!

Beberapa tips lain untuk menggunakan sudo:

*

Untuk menggunakan terminal "root", ketik "sudo -i" pada baris perintah.
*

Seluruh grup perkakas konfigurasi berbasis grafik dalam Ubuntu sudah menggunakan sudo, jadi Anda akan ditanyakan kata sandi jika dibutuhkan.
*

Ketika menjalankan perkakas berbasis grafis dengan "sudo", cobalah jalankan dengan "gksudo". Perintah ini akan membuka window kecil yang akan menanyakan kata sandi pengguna. "gksudo" sangat berguna jika Anda ingin men-setup launcher untuk Synaptic di panel Anda, atau aplikasi lainnya.
*

Untuk informasi mengenai program sudo dan penjelasan tentang tidak adanya pengguna root di Ubuntu, silakan baca halaman sudo di wiki Ubuntui.

Bikin Musik Dengan Linux

Anda suka mendengarkan musik? Kenapa tidak mencoba belajar membuat lagu sendiri, siapa tahu Anda berbakat menjadi pencipta lagu. Lalu bagaimana cara belajarnya? Tidak usah bingung, pakai saja Linux.

Belajar musik dengan Linux? Bisakah?

Tentu bisa. Banyak sekali software multimedia yang bisa dijalankan di Linux. Dan asyiknya sebagian besar gratis, alias bisa kita pakai secara cuma-cuma, tanpa harus bayar kepada yang bikin software tersebut.

Ada sebuah software multimedia yang namanya LMMS (Linux Multimedia Studio) yang bisa kita manfaatkan untuk belajar membuat musik sendiri. Software ini berguna untuk membuat komposisi lagu atau melodi tertentu di komputer desktop.

LMMS ini merupakan software yang cross platform, artinya bisa dijalankan di banyak sistem operasi. Di situs mereka, Anda bisa mendownload LMMS untuk Windows 2000/XP/Vista, Ubuntu 8.04/8.10, OpenSuse, dan Pardus 2008. Jika mau, Anda pun bisa mengutak-atik software tersebut karena tersedia juga kode sumbernya.

Nah, kalau sudah jadi kita bisa menyimpan lagu tersebut dengan berbagai format, yaitu antara lain:

* WAV - Microsoft WAV format
* AIFF - Audio Interchange File Format
* AU - AUdio file format
* FLAC - Free Lossless Audio Compression
* RAW PCM
* Ogg - Open wavelet compression format
* MP3 - Layer 3 MPEG audio encoding
* Speex - An Ogg subformat for speech compression
* VOC - file created using Creative Labs Soundblaster cards
* DrumSynth

Tunggu apa lagi ayo segera kreasikan dirimu di linux!!!!

sejarah linux

Sistem operasi Unix dikembangkan dan diimplementasikan pada tahun 1960-an dan pertama kali dirilis pada 1970. Faktor ketersediaannya dan kompatibilitasnya yang tinggi menyebabkannya dapat digunakan, disalin dan dimodifikasi secara luas oleh institusi-institusi akademis dan pada pebisnis.

Proyek GNU yang mulai pada 1984 memiliki tujuan untuk membuat sebuah sistem operasi yang kompatibel dengan Unix dan lengkap dan secara total terdiri atas perangkat lunak bebas.[6] Tahun 1985, Richard Stallman mendirikan Yayasan Perangkat Lunak Bebas dan mengembangkan Lisensi Publik Umum GNU (GNU General Public License atau GNU GPL). Kebanyakan program yang dibutuhkan oleh sebuah sistem operasi (seperti pustaka, kompiler, penyunting teks, shell Unix dan sistem jendela) diselesaikan pada awal tahun 1990-an, walaupun elemen-elemen tingkat rendah seperti device driver, jurik dan kernel masih belum selesai pada saat itu.[7] Linus Torvalds pernah berkata bahwa jika kernel GNU sudah tersedia pada saat itu (1991), dia tidak akan memutuskan untuk menulis versinya sendiri.

Senin, 11 Januari 2010

Program Bahasa C (percabangan)

#include



void main(){

printf("=================================================\n");

printf("Harga buku Rp. 10.000,- / pak\n");

printf("Harga kertas Rp. 35.000,-/ rim\n");

printf("Harga pensil Rp. 2500,-/ buah\n");

printf("Harga ballpoint Rp. 3000,- / buah\n\n\n\n");

long int buku, bk, bk_pot, bk_dis,

kertas, kt, kt_pot, kt_dis,

pensil, pn, pn_pot, pn_dis,

pulpen, pp, pp_pot, pp_dis,

A, B, C, D, total;



/*========================buku==========================*/



printf("Masukan jumlah pembelian buku(/pak) = ");

scanf("%ld", &buku);



bk=buku*10000;

bk_pot=bk*5/100;

bk_dis=bk-bk_pot;

if (buku > 500)

A=bk_dis+0;

else

A=bk+0;



/*=======================buku==========================*/



/*======================kertas=========================*/



printf("Masukan jumlah pembelian kertas(/rim) = ");

scanf("%ld", &kertas);

kt=kertas*35000;

kt_pot=kt*4/100;

kt_dis=kt-kt_pot;

if (kertas > 400)

B=kt_dis+0;

else

B=kt+0;



/*=======================kertas========================*/



/*=======================pensil========================*/



printf("Masukan jumlah pembelian pensil(/buah) = ");

scanf("%ld", &pensil);

pn=pensil*2500;

pn_pot=pn*3/100;

pn_dis=pn-pn_pot;

if (pensil > 100 )

C=pn_dis+0;

else

C=pn+0;



/*=======================pensil========================*/



/*======================pulpen========================*/



printf("Masukan jumlah pembelian pulpen(/buah) = ");

scanf("%ld", &pulpen);

pp=pulpen*3000;

pp_pot=pp*3/100;

pp_dis=pp-pp_pot;

if (pulpen > 100)

D=pp_dis+0;



else

D=pp+0;



/*======================pulpen=========================*/



total=A+B+C+D;

printf("\n\nTOTAL HARGA =Rp %ld,00\n",total);

}